Pelajaran 2: Hakikat Kearifan Kabbalah

Pelajaran 2: Hakikat Kearifan Kabbalah

Memahami apa hakikat kearifan Kabbalah berdasarkan Sumber yang otentik

Konten pelajaran
Materi
Daftar Putar

“Kami tidak membuat sesuatu yang baru, pekerjaan kami hanya untuk menerangi apa yang tersembunyi dalam diri seseorang.”
- Rav Menachem Mendel dari Kotzk

Alam

  • Di alam terdapat kesatuan yang menakjubkan - setiap elemen saling melengkapi satu sama lain dan diperlukan untuk berfungsi dengan baik.
  • Alam adalah sistem yang integral dan semua bagiannya saling terhubung
  • Ini adalah sistem yang mengembangkan kita menuju hubungan dan kerjasama dalam dua arah:
    • Di satu sisi, ada penyatuan dari semua bagian;
    • Dan di sisi lain - diferensiasi dan pembagian, yang mengarah pada penciptaan berbagai macam elemen alam.
  • Manusia tidak berada di atas alam, tetapi merupakan bagian dari sistem yang besar dan kompleks, dan terhubung dengannya melalui banyak hubungan yang tak terlihat.
  • Ketidakseimbangan antara penerimaan dan pemberian dalam hubungan antar manusia menyebabkan ketidakseimbangan dengan keseluruhan alam.
  • Akibatnya, manusia mengalami penderitaan, depresi dan berbagai krisis di satu sisi, dan di sisi lain, bencana alam, krisis ekonomi dan lingkungan, epidemi dan sebagainya.

Antara Sains dan Kearifan Kabbalah

Sains menyelidiki realitas fisik, membangun dan mengatur pengetahuan, serta mencoba menjelaskan fenomena di dunia kita melalui metode empiris:

  • Prinsip ketidakberpihakan
  • Prinsip dapat dipalsukan
  • Abstraksi
  • Konsistensi

“Esensi kita adalah seperti esensi dari semua detail di realitas, yang tidak lebih dan tidak kurang dari kehendak untuk menerima.”
- Baal HaSulam. Item 20. “Pengantar Kitab Zohar”

“Kekayaan itu sendiri bagaikan samudra. Ada yang mengambil dengan dedal, dan ada yang mengambil dengan ember, dan seterusnya.”

- RABASH, Catatan Terpilih. Artikel No. 798, "Keutamaan si Kecil"

“Keseluruhan dari kebijaksanaan Kabbalah adalah hanya untuk mengetahui bimbingan dari keinginan tertinggi, mengapa Dia menciptakan semua ciptaan itu, apa yang Dia inginkan dengan mereka, dan apa yang akan menjadi akhir dari segala pergantian dunia.”

- RAMCHAL, Daat Tevunot

Karakteristik kehendak untuk menerima

  • Keinginan kita terus bertambah sepanjang waktu
  • Pengisian, yang dicapai dengan usaha keras, dirasakan untuk waktu singkat dan menghilang.
  • Ketika pengisian hilang - itu meninggalkan kita dengan kekosongan yang lebih besar
  • Saat kenikmatan meningkat dalam kualitas, pengisian bertahan lebih lama
  • Keinginan tidak berada di bawah kendali orang tersebut
  • Keinginan sangat dipengaruhi/dikendalikan oleh lingkungan.
  • Keinginan tidak dapat dibatalkan - dimungkinkan untuk menguranginya melalui penderitaan
  • Egoisme = kesenangan seseorang yang didapat dengan mengorbankan orang lain
  • Keinginan sebagai substansi adalah netral
  • Ego = kebencian alami (yang tidak berdasar) terhadap orang lain, seseorang akan selalu lebih memilih pemenuhan untuk diri sendiri di atas pemenuhan orang lain, dan biasanya ini akan terjadi dengan mengorbankan orang lain.

Definisi Kearifan Kabbalah

“Kearfian ini tidak lebih dan tidak kurang dari rangkaian akar yang menggantung dengan cara sebab dan akibat, mengikuti hukum yang tetap dan pasti yang saling menjalin menjadi satu tujuan yang luhur digambarkan sebagai “pewahyuan keilahian-Nya kepada makhluk-Nya di dunia ini.”"

- Baal HaSulam, Esensi Kebijaksanaan Kabbalah